PAKET UMROH AKHIR TAHUN 2019


Tata Cara Persyaratan Umroh tahun 2019


Ibadah Haji dan Umroh 2019 - 2020






Ibadah Haji Dan Umroh


Setiap bulan Zulhijjah umat Islam dari penjuru global poly pergi ke Baitullah untuk melaksanakan rukun islam yang kelima yaitu menjalankan ibadah haji. Ibadah haji dilaksanakan jika seseorang telah mampu. Mampu dimaksudkan bisa membiayai ibadah haji dan waktu dalam melaksanakan ibadah haji telah meninggalkan sejumlah biaya  buat keluarga di rumah. Ibadah haji merupakan bapak tilas bagi pemeluk agama islam diseluruh global dari sejarah masa lalu keluarha Nabi Ibrahim a.S. Sebagai simbol bepergian hidup manusia dari dunia hingga alam akhirat.

Pengertian & Hukum ibadah Haji


Secara bahasa haji berasal berdasarkan bahasa Arab yaitu haji yang artinya menyengaja sesuatu. Sedangkan berdasarkan syara' haji berarti mengunjungi Ka'bah (baitulloh) buat melakukan ibadah menggunakan kondisi-kondisi yang telah ditentukan. Ibadah haji adalah rukun islam yg kelima (haji jika bisa). Haji wajib  dilaksanakan jika mampu. Maksud berdasarkan sanggup adalah secara meterial yaitu relatif buat porto dirinya sendiri juga untuk keluarga yg ditinggal, & bisa secara fisik (sehat) pada melaksanakan ibadah haji.
Bagi umat islam yg bisa berhaji tetapi tidak melaksanakannya maka ia mendapat dosa lantaran sudah meninggalkan kewajibannya.
Ibadah haji wahib hukumnya dilaksanakan sebagaimana firman Allah Swt. Sebagai berikut:

فيهِ ءايٰتٌ بَيِّنٰتٌ مَقامُ إِبرٰهيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُ كانَ ءامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النّاسِ حِجُّ البَيتِ مَنِ استَطاعَ إِلَيهِ سَبيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ العٰلَمينَ

Artinya: "Padanya terdapat indikasi-pertanda yg konkret, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) sebagai amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yg mampu mengadakan bepergian ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (nir memerlukan sesuatu) menurut semesta alam" (Q.S. Ali Imran/tiga:97)

Disamping wajib  melaksanakan ibadah haji, umat islam pula harus melaksanakan ibadah umrah. Oleh karena itu poly jamaah haji melaksanakan ibadah haji & ibadah umrah. Berikut rapikan cara melaksanakan ibadah haji dan ibadah umrah, yaitu:

  • 1. Ifrad, yaitu mengerjakan ibadah haji terlebih dahulu lalu mengerjakan ibadah umrah.
  • 2. Tamattu', yaitu mengerjakan ibadah umrah terlebih dahulu kemudian mengerjakan ibadah haji.
  • 3. Qiran, yaitu mengerjakan haji dan umrah secara beserta-sama.

Syarat harus Haji


Sebelum melaksanakan ibadah haji, masih ada beberapa kondisi wajib  bagi para calon jamaah haji yang harus dipenuhi, antara lain:

  • 1. Islam
Orang yg bukan islam tidak wajib  haji. Apabila non muslim tersebut haji maka hajinya tidak absah. Jika ingin absah maka wajib  masuk islam terlebih dahulu.

  • 2. Baligh
Anak mini   yang belum pubertas nir harus haji. Apabila beliau permanen melaksanakan ibadah haji, maka hajinya tetap absah. Namun, setelah beliau dewasa beliau permanen harus melaksanakan ibadah haji.

  • 3. Berakal sehat
Orang yg akalnya tidak waras (gila) maka ia tidak harus haji. Jika orang yang nir waras (gila) ini tetap melaksanakan ibadah haji, maka hajinya tetap nir akan sah.

  • 4. Merdeka
Jika ingin melaksanakan ibadah haji merupakan dengan ijin seorang atasan.
Lima. Mampu
Harus sanggup baik fisik, materi, dan keamanan. 


* RUKUN HAJI

Rukun haji merupakan serangkaian kegiatan yang jika salah  satunya tidak dikerjakan maka hajinya tidak absah dan tidak boleh digantikan dengan dam(denda ). Maka rukun haji merupakan penentu haji absah atau nir.


Adapun rukun haji merupakan menjadi berikut:

1. Ihram menggunakan niat

Berniat mengerjakan ibadah haji. Niat dilakukan ikhlas pada dalam hati.
Untuk haji Tamattu : “Labbaika Umrotan Mutamatti’an biha ila al-hajj” (Aku penuhi panggilanMu buat umrah & tamattu hingga haji).
Yang haji Ifrad : “Labbaika Hajjan” (Aku penuhi panggilanMu buat haji).


2. Wukuf


Datang atau hadir di padang Arafah pada waktu yg telah dipengaruhi mulai waktu zuhur tanggal 9 Zulhijjah sampai terbit fajar lepas 10 Zulhijjah.


3. Tawaf


Yaitu mengelilingi ka'bah sebesar tujuh kali.
Syarat tawaf:
 a. Kudus menurut hadast & kotoran pada badan, pakaian, & tempat.
 B. Menutup aurat bagi yg mampu menutupnya. Bila terbuka aurat wajib  menutupnya lalu nir usah memulai berdasarkan awal lagi meskipun menggunakan disengaja dan usang ketika pemisahnya.
 C. Berniat tawaf. Jika dikerjakan terpisah, yakni jika tidak tercakup oleh ibadah lain. Kalau tercakup Ibadah Haji maka niatnya itu sunat hukumnya.
 D. Mulai dari thawaf berdasarkan hajar aswad. Yaitu bertepatan dengan hajar aswad saat lewat, yakni anggota badan kirinya
 e. Menjadikan baitullah disebelah kirinya ketika lewat ke arah depannya jika nir demikian nir syah thawafnya.
 F. Melakukan thawaf 7 kali menggunakan konfiden, Walaupun pada saat makruh
Macam - Macam Tawaf:
  a. Tawaf Qudum, yaitu tawaf yang dilakukan saat pertama hingga Mekkah
  b. Tawaf Umrah, yaitu tawaf yg dilaksanakan pada saat umrah
  c. Tawaf Ifadah, yaitu tawaf yang dilakukan buat melaksanakan rukun haji
  d. Tawaf wada, yaitu tawaf yang dilakukan ketika akan meninggalkan Mekkah (tawaf pamitan).
  E. Tawaf Sunnah, yaitu tawaf yg dilakukan setiap waktu & tidak di ikuti Sa'i


4. Sa'i

Yaitu berlari-larian kecil dari bukit Safa ke bukit Marwah.
Syarat-syarat Sa'i:
 a. Melakukan bepergian sa’i secara keseluruhan dan nir boleh ada yg tersisa. Kaki hendaknya menempel dalam bukit, baik Shafa juga Marwah, karena Rasul Allah SAW mengerjakannya begitu.
 B. Memulai dari Shafa dan berakhir di bukit Marwah. Jikalau dibalik maka sa’i tersebut tidak absah.
 C. Melakukan sa’i sehabis thawaf yg absah dan baik.
 D. Melakukan sa’i 7 kali bepergian sa’i.
 Sa’i dilakukan pada mas’a (tempat berlari) yaitu jalan yg terbentang antara Shafa dan Marwah yg telah disediakan buat itu.
 Ada beberapa sunat Sa’i
 a. Berdoa antara Shafa dan Marwah.
 B. Melaksanakannya pada keadaan kudus dan menutup aurat.
 C. Laki-laki berlari-lari keeil pada antara dua tonggak hijau yang terdapat di pada mas’a.
 D. Melaksanakannya dalam kondisi nir berdesak-desakan . Jika memang terpaksa berdesak-friksi hendaknya diupayakan supaya nir mengganggu orang lain.
 E. Melaksanakannya dengan berjalan kaki. Jika tidak kuat, bisa melaksanakannya menggunakan kendaraan atau ditandu
 f. Melaksanakannya dengan berturut-turut, tidak terpotong-potong, kecuali apabila pada waktu sedang sa’i itu dilakukan salat jenazah.

Dalam keadaan semacam itu, sa’i dibolehkan dipotong buat mengikuti salat jenazah tadi sudah selesai maka sa’i bisa dilanjutkan dengan menambahi saja yang masih kurang.

Wajib Haji
Selain mengerjakan rukun haji, jamaah haji juga wajib  mengerjakan wajib  haji. Berbeda dengan rukun haji, harus haji adalah serangkaian aktivitas yang wajib  dikerjakan jika keliru satu aktivitas tidak dikerjakan maka hajinya tetap absah tetapi wajib  membayar dam(hukuman) atau menyembelih fauna.
Adapaun wajib  hajinya menjadi berikut:
1. Ihram dan miqat
Yaitu batasan ketika dan loka yang telah ditentukan.
Dua. Berhenti di Muzdalifah
Berhenti pada Muzdalifah selesainya tengah malam, di malam hari raya haji selesainya hadir di Padang Arafah.
3. Melontarkan jumlah Aqabah dalam hari raya haji.
4. Melontarkan 3 jumrah
lima. Bermalam di Mina
6. Tawaf wada'
yaitu merupakan tawaf yang dilaksanakan sewaktu akan meningggalakan mekah
7. Tidak melakukan perbuatan yang dihentikan atau diharamkan.

Sunah Haji
Sunah haji merupakan serangkaian aktivitas haji yg bila dilakukan mendapat pahala dan apabila nir dilakukan tidak mendapat dosa.
Adapun sunah hajinya menjadi berikut:
1. Ifrad
Yaitu ihram buat haji dahulu baru umrah
2. Membaca talbiyah selama ihram hingga melontar jumrah aqabah dalam hari raya idul adha
tiga. Berdoa sesudah membaca talbiyah
4. Membaca zikir sewaktu tawaf
lima. Salat 2 rakaat setelah tawaf
6. Masuk ke Ka'bah


Dalil tentang ibadah Haji


Pertama: Ibadah Haji merupakan amalan yang paling afdhol.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia mengungkapkan,

سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « حَجٌّ مَبْرُورٌ »

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yg bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya pulang, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1519)

Kedua: Jika ibadah haji nir bercampur dengan dosa (syirik dan maksiat), maka balasannya merupakan nirwana
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Dan haji mabrur tidak terdapat balasan yang pantas baginya selain nirwana.” (HR. Bukhari no. 1773 & Muslim no. 1349). An Nawawi rahimahullah mengungkapkan, “Yang dimaksud, ‘tidak ada balasan yg pantas baginya selain surga ’, bahwasanya haji mabrur nir relatif jika pelakunya dihapuskan sebagian kesalahannya. Bahkan beliau memang pantas buat masuk nirwana.” (Syarh Shahih Muslim, 9/119)

Ketiga: Haji termasuk jihad fii sabilillah (jihad pada jalan Allah)
Dari ‘Aisyah—ummul Mukminin—radhiyallahu ‘anha, ia mengungkapkan,

يَا رَسُولَ اللَّهِ ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ قَالَ « لاَ ، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ »

“Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad merupakan amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami wajib  berjihad?” “Tidak. Jihad yg paling utama adalah haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1520)

Keempat: Haji akan menghapuskan kesalahaan & dosa-dosa
Dari Abu Hurairah, beliau berkata bahwa dia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

“Siapa yg berhaji ke Ka’bah kemudian tidak mengungkapkan-istilah seronok & nir berbuat kefasikan maka beliau pergi ke negerinya sebagaimana waktu dilahirkan sang ibunya.” (HR. Bukhari no. 1521).

Kelima: Haji akan menghilangkan kefakiran & dosa. 
Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Ikutkanlah umrah pada haji, lantaran keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat dalam besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga .” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

Keenam: Orang yang berhaji merupakan tamu Allah
Dari Ibnu ‘Umar, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia bersabda,

الْغَازِى فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ

“Orang yang berperang di jalan Allah, orang yg berhaji serta berumroh adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karenanya, bila mereka meminta kepada Allah niscaya akan Allah beri” (HR. Ibnu Majah no 2893. Syaikh Al Albani menyampaikan bahwa hadits ini hasan).

Ketujuh: Allah Ta’ala berfirman:

وَلِلّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ الله غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ“

Mengerjakan haji merupakan kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yg mampu mengadakan bepergian ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (nir memerlukan sesuatu) berdasarkan semesta alam.” (QS. Ali Imran: 97)

Kedelapan: Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

بُنِيَ الإسلامُ عَلَى خَمْسٍ: شهادةُ ألا إله إلا اللهُ وَأَنَّ محمداً رسولُ اللهِ، وَإِقامُ الصلاةِ وإِيْتاءُ الزَّكاةِ، وَحَجُّ الْبَيْتِ، وَصَوْمُ رَمَضانَ“

Islam dibangun pada atas 5 perkata: Persaksian Laa ilaha illallah dan Muhammad Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berhaji pada Makkah, dan berpuasa pada bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16)

Kesembilan: Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkhutbah dan bersabda:

يا أَيُّها النّاسُ قَدْ فُرِضَ عَلَيْكُمُ الْحَجُّ فَحَجُّوا. فَقالَ رَجُلٌ: أَفِي كُلِّ عامٍ يا رسولَ اللهِ؟ فَسَكَتَ حَتَّى قَالَها ثَلاَثاً، فقال: لَوْ قُلْتُ: نعم، لَوَجَبَتْ وَلَمَا اسْتَطَعْتُمْ“

Wahai sekalian manusia, sungguh telah diwajibkan atas kalian berhaji maka berhajilah kalian. Lalu terdapat seseorang yg bertanya, “Apakah harus setiap tahun wahai Rasulullah?” beliau kemudian terdiam. Sampai ketika orang itu bertanya dalam kali yg ketiga beliau menjawab, “Seandainya aku  katakan ‘ya’ maka haji akan sebagai harus setiap tahunnya & kalian niscaya nir akan bisa melakukannya.” (HR. Muslim no. 1337)

Kesepuluh:

 ِنَّ اَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِىْ بِبَكَّةَ مُبَارَكاً وَهُدًى لِلْعَالَمِيْنَ ٠ فِيْهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ اِبْرَاهِيْمَ ٬ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ٬ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلاً ٠ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اﷲَ غَنِىٌّ عَنِ الْعَالَمِيْنَ٠

Artinya: "Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun buat (loka beribadat) insan, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkati, dan menjadi petunjuk bagi seluruh manusia. Padanya terdapat indikasi-pertanda yg nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah ia. Dan mengerjakan haji adalah kewajiban insan terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yg mampu melakukan bepergian ke Baitullah. Dan barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan) semesta alam. "

Kesebelas: Sebagaimana yg diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim, berdasarkan Abu Hurairah RA:

 بُنِىَ الاِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ اَنْ لآ اِلَهَ اِلاَّ اﷲُ٬ وَاَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اﷲِ٬ وَاِقَامِ الصَّلاَةِ ٠ وَاِيْتَاءِ الزَّكاَةِ ٬ وصَوْمِ رَمَضَانَ ٬ وَحِجِّ الْبَيْتِ لِمَنْ اِسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلاً٠

Artinya: “Islam dibina atas lima kasus: 1) bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah, & bahwa Muhammad itu Rasul Allah, 2) mendirikan shalat, 3) menunaikan zakat, 4) puasa pada bulan Ramadhan, & lima) melakukan haji ke Baitullah, bagi orang yg bisa melakukan perjalanan kesana."

Penutup
Mungkin sekian ilmu yg saya bagikan. Semoga bermanfaat bagi kalian. Jangan lupa buat membagikan ilmu ini ke orang-orang disekitar supaya ilmu ini menjadi penyelamat kalian di akhirat nanti.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

























0 Comment for "Tata Cara Persyaratan Umroh tahun 2019"

PROGRAM UMROH DESEMBER 2019 / AKHIR TAHUN



(MUHASABAH AKHIR TAHUN)
TGLPAKETHARGA (USD)ITINERARY
1 DesSPESIAL FENOMENAL *4Rp.19.999.000,-Klik Disini
6 DesFENOMENAL *5Rp.23.999.000,-Klik Disini
11 DesFENOMENAL *3Rp.18.999.000,-Klik Disini
12 DesFANTASTIS TURKI *4Rp.23.500.000,-Klik Disini
21 DesUMROH REGULER *3Rp.23.999.000,-Klik Disini
22 DesREGULER *3 12HRp.24.999.000,-Klik Disini
22 DesREGULER *3Rp 23.999.000,-Klik Disini
23 DesREGULER *3Rp 23.999.000,-Klik Disini
24 DesREGULER *3Rp 23.999.000,-Klik Disini
25 DesREGULER *3Rp 23.999.000,-Klik Disini
25 DesPLUS TURKI *4 12HRp 28.999.000,-Klik Disini
26 DesREGULER *3Rp 23.999.000,-Klik Disini
26 DesPAKET UMROH PLUS TURKI *5 12HRp 31.999.000,-Klik Disini
27 DesREGULER *3Rp 23.999.000,-Klik Disini


KEBERANGKATAN UMROH JANUARI 2019
TGLPAKETHARGA (USD)ITINERARY
15 JanSUPER FENOMENAL *4Rp.19.999.000,-Klik Disini
16 JanFENOMENAL *3Rp.18.999.000,-Klik Disini
18 JanFENOMENAL *5Rp.23.999.000,-Klik Disini
21 JanWISATA MUSLIM (AQSO - JORDAN - MESIR)Rp.26.999.000,-Klik Disini
29 JanUMROH PLUS TURKI FANTASTIS *4Rp.23.500.000,-Klik Disini
29 JanSUPER FENOMENAL *4Rp.19.999.000,-Klik Disini


JADWAL UMROH FEBRUARI 2019
TGLPAKETHARGA (USD)ITINERARY
6 FebFENOMENAL *3Rp.18.999.000,-Klik Disini
12 FebSUPER FENOMENAL *4Rp.19.999.000,-Klik Disini
15 FebFENOMENAL *5Rp.23.999.000,-Klik Disini
26 FebUMROH PLUS TURKI FANTASTIS *4Rp.23.500.000,-Klik Disini
26 FebSUPER FENOMENAL *4Rp.19.999.000,-Klik Disini


PAKET UMROH MARET 2019
TGLPAKETHARGA (USD)ITINERARY
6 MarFENOMENAL *3Rp.18.999.000,-Klik Disini
8 MarFENOMENAL *5Rp.23.999.000,-Klik Disini
12 MarUMROH MILAD (9H)Rp.19.999.000,-Klik Disini
18 MarUMROH PLUS TURKI FANTASTIS *4Rp.23.500.000,-Klik Disini
20 MarSUPER FENOMENAL *4Rp.19.999.000,-Klik Disini


Back To Top